|
IPSRS adalah singkatan dari Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit. Disinilah kantornya para teknisi Rumah Sakit bekerja. IPSRS merupakan organisasi dalam Rumah Sakit yang bersifat teknis dan koordinatif yang pelaksanaannya meliputi perbaikan sarana dan peralatan yang ada di Rumah Sakit. Tujuannya adalah meningkatkan mutu pelayanan dan efisiensi RS. Sebagai salah satu unit yang berperan penting dalam kinerja Rumah Sakit, IPSRS sangat penting fungsi dan perannya dalam menunjang sarana dan prasarana yang ada di Rumah Sakit. Dengan kata lain, IPSRS adalah salah satu faktor syarat suatu RS bisa diakreditasi levelnya menjadi lebih tinggi.Perkembangan teknologi alat-alat kedokteran yang semakin hari semakin pesat menyebabkan pengelolaan IPSRS harus mendapatkan perhatian, karena betapapun canggihnya teknologi tersebut akan menjadi sia-sia tanpa maintenance dan operator utility yang benar.Tugas dan Kegiatan Umum IPSRS - Operator Utility, menjadi operator suatu alat medis atau mengadakan training kepada tenaga kesehatan yang lain untuk petunjuk pemakaian (SOP) alat medis yang benar.
- Maintenance, perawatan rutin.
- Perencanaan kegiatan pemeliharaan.
- Pengukuran dan kalibrasi.
- Rekayasa dan rancang bangun.
- Manajemen informasi dan pemeliharaan.
- Rujukan pemeliharaan.
- Pengawasan pelaksanaan pengadaan barang dan tenaga kerja.
- Pengawasan fasilitas dan keselamatan kerja.
Sebagai tekhnisi kita harus punya peralatan yang memadai sebelum melakukan suatu maintenance ataupun perbaikan, yaitu senjata harus ada sebelum berperang ! ! ! Tapi suatu yang menjadi khas sebagai tekhnisi yaitu membawa testpen. Peralatan yang lain, minimal : - obeng plus minus
- multimeter
- tang
IPSRS dibagi dalam beberapa unit bagian, yaitu : - Unit Administrasi
- Unit Sarana dan Prasarana
- Unit Bangunan
- Unit Biomedical (teknisi elektromedik)
- Unit IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) dan sampah medis
- Unit Listrik dan AC
- Unit Telekomunikasi
Sistematika Tugas IPSRS - Direktur mempunyai tugas memimpin, melakukan koordinasi, pengawasan, dan pengendalian teknis dalam menyelenggarakan kegiatan IPSRS.
- Kepala IPS, mempunyai tugas sebagai penanggungjawab semua kegiatan IPSRS.
- Administrasi, mempunyai tugas mencatat semua pemasukan dan pengeluaran.
- Sie Medis, mempunyai tugas menangani jenis pemeliharaan dan perbaikan alat-alat medis.
- Sie Non Medis, mempunyai tugas menangani jenis pemeliharaan dan perbaikan alat-alat non medis.
- Sie Bangunan, mempunyai tugas menangani segala bentuk tentang bangunan.
- Sie Sanitasi, mempunyai tugas menangani tentang kebersihan, pengairan dan limbah Rumah Sakit.
Infection Control Infection control yaitu pengendalian infeksi di lingkungan Rumah Sakit. Karena RS itu adalah tempatnya orang sakit, maka banyak virus dan bakteri yang dibawa.
Kami sebagai teknik elektromedik, sebagai salah satu staff atau pegawai pasti akan menjaga untuk infection control agar kita sebagai tenaga kesehatan tidak terkena infeksi ataupun sebagai carrier (pembawa infeksi) atau malah menjadi sumber infeksi bagi orang lain. Memang secara tidak langsung dan secara frekuensi, kita tidak berhadapan langsung dengan pasien. Tapi peralatan kesehatan ataupun hal-hal lain bisa menjadi sumber infeksi yang infeksius, maka dari itu parameter untuk infection control sangat diperlukan. Biaya yang diperlukan untuk infection control memang sangat tinggi dan pengawasannya haruslah ketat, karena hal tersebut demi kepentingan bersama (bagi pasien ataupun pengunjung juga bagi tenaga kesehatan). 
Cara untuk meminimalisasi infeksi adalah cuci tangan Anda sebelum dan sesudah memulai suatu pekerjaan, apalagi kalau mau makan ! ! ! Infeksi bisa melalui : - udara
- kontak langsung dengan penderita
- darah
- cairan
Hal di atas tergantung dengan jenis penyakit yang diderita pasien. Dengan semakin banyaknya virus dan bakteri yang ada, kita harus lebih berhati-hati dengan hal tersebut. Apalagi dengan alat kesehatan yang kontak langsung dengan pasien.
|